Di tahun 2009 ini dimensi ekonomi mengalami keguncangan yang cukup signifikan, resesi yang dialami Negara Amerika serikat yang mengakibatkan perekonomian negara lain terkena resesi. Amerika pada bulan oktober 2008 melalui undang-undang Bailout sebesar US$ 700 Miliar sudah digelontorkan, namun tidak meredakan gejolak global. Karena itu pemulihan krisis ekonomi di AS masih perlu waktu. Saat ini ekonomi dunia tengah memasuki krisis ekonomi. Didorong harga minyak dan bahan pangan, laju inflasi akan tinggi, sementara produksi mandeg menuju stagflasi.

Dampak resesi bagi Indonesia sangat besar. Pemerintah perlu mengantisipasinya dengan langkah cepat penyelamatan ekonomi nasional. Ekspor yang masih tergantung pada pasar AS dan Jepang terutama untuk produk pertanian akan terimbas langsung.

Ledakan pengangguran yang terjadi di AS akan sangat menurunkan daya beli negara itu yang tentu saja menurunkan impor mereka.

Dalam hal ini saya merekomedasikan agar Menteri Perdagangan segera merumuskan langkah-langkah terobosan menemukan ceruk baru pasar. Indonesia berbeda dengan Singapura atau Taiwan yang negaranya kecil sehingga sepenuhnya bertumpu pada pasar global melalui ekspor. Indonesia negara besar dengan penduduk lebih dari 2010 juta memiliki potensi pasar dalam negeri sangat besar. Hanya saja daya belinya masih rendah.

Karena itu harus diambil upaya terobosan untuk meningkatkan daya beli masyarakat lokal terutama di pedesaan dan sektor pertanian. Pengembangan industri pedesaan berbasis pertanian harus di menjadi prioritas. Selain itu juga menyediakan fasilitasi proses produksi guna meningkatkan nilai tambah terutama melalui desiminasi teknologi dan akses pada perkreditan. Termasuk penyederhanaan perijinan usaha bagi Usaha Kecil Menengah dan Koperasi, alokasi anggaran pembangunan yang lebih pro rakyat miskin serta pelonggaran likuiditas perbankan yang tengah melakukan perang suku bunga.

Indonesia yang saat ini belum terjebak dalam resesi global, harus waspada jangan terlena, meskipun Ekonomi Indonesia saat ini terkuat se-Asia Tenggara, namun itu belum menunjukan bahwa Indonesia akan terhindar dari dampak resesi.