Disaat sedang melangsungkan rapat Paripurna, ada saja tingkah dari anggota fraksi atau undangan yang membuat kita kesal, karena pada saat sidang sedang berjalan, hampir setengah pengguni ruang sidang sibuk keluar dengan alasan makan siang, padahal belum ada keputusan dari pemimpin sidang yang menyatakan waktu istirahat, atau memberhentikan sidang untuk makan siang.
Tp ada saja yang keluar dengan enaknnya, padahal mereka digaji oleh masyarakat bukan untuk makan dan tidur pada saat sidang. Hannya kekecewaan saja yang bisa kita ambil kesimpulan dari para wakil rakyar tersebut. Bagaimana ga menimbulkan gambaran buruk tentang para wakil rakyat. Karena pada kennyataannya mereka hanya memikirkan perut mereka saja.
Kalo belum bisa menjadi wakil rakyat, mending ga usah deh. Merugikan saja.
Yang bikin aneh langi, padahal agenda blum dibacakan tapi udah bannya instruksi yang ga berguna, itu kan cuma bisa memperlambat kerja dan membuang waktu saja. Pake bahas masalah microphon sgala, mang itu belinnya pake uang para wakil rakyat????,,
kalo mang dia yang beli si gapapa, is okay aj kalo perotes. Yg rakyat mau kan cara kerjanya, bukan teori doang MAS!!!
lagipula gampang banges si jadi anggota kaya gitu, cuma modal ngomong doang, tp blum tentu cerdas dalam melaksanakan tanggung jawabnnya. Masyarakat itu dari dulu mau bukti bukan janji recehan kaya gitu.