Saldo Minimal Bank

By JAYA SAPUTRA TUANKOTTA | November 30, 2012

Hemat pangkal kaya. Itulah semboyan/asumsi  yang sering terdengar ketika kita ingin menabung di bank.  Bank merupakan suatu lembaga yang berfungsi sebagai tempat penyimpan uang dari masyarakat dan dikelola secara tepat, guna memperoleh keuntungan. Pengertian ini adalah sebagian kecil pengertian yang ada dari berbagai macam asumsi yang timbul oleh setiap individu. Berbicara tentang bank ada beberapa instrumen atau elemen yang tidak bisa dilepaskan atau dihindari, yaitu suku bunga, deposit, charge (atau biaya) dll. Disini saya tidak akan membahas mengenai apa itu suku bunga, bagaimana penerapan suku bunga, mengapa ada charge atau biaya dalam bertransaksi dll. Tapi, saya akan membagikan beberapa pengalaman nyata yang pernah saya alami ketika hendak bertransaksi di bank. Awal pertama kali saya memiliki tabungan di bank itu ketika saya masih duduk di kelas XI. Waktu itu saya sempat mendapat rekomendasi dari wali kelas saya untuk diikutkan dalam beasiswa. Dan akhirnya saya menjadi salah satu penerima beasiswa tersebut.  Karena berawal dari memiliki tabungan, akhirnya saya termotivasi untuk terus menabung walaupun nominal yang saya tabung itu tidak terlalu besar, tapi bila secara rutin di tabung pasti akan berguna di masa depan nanti. Seiring dengan berjalannya waktu sedikit demi sedikit uang dalam tabungan saya mulai berkurang. Dan pada suatu hari sisa saldo dalam ATM (Anjungan Tunai Mandiri) saya adalah Rp.120.000. kebetulan hari itu saya membutuhkan uang sejumlah Rp.100.000. karena mengingat saldo saya masih tersisa Rp.100.000 lebih. Lalu, saya pergi ke ATM terdekat untuk Mengambil uang uang. Setibanya di ATM banyak orang yang hendak mengambil uang juga, akhirnya saya pun ikut mengantri. Kira-kira 30 menit berlalu tiba giliran saya. Akhirnya, saya masuk ke dalam ATM lalu Memasukkan kartu, Pin, dan nilai Nominal yang saya butuhkan (Rp.100.000). lalu transaksi saya di proses. Mungkin karena sinyal atau hal lain pemrosesan mesin ATM itu berlangsung sekitar 10 menit. Saya pun agak sedikit cemas, saya berpikir mungkin kartu ATM saya tertelan oleh Mesin ATMnya. Akhirnya, saya memanggil petugas banknya untuk bisa membantu saya. Secara spontan dia menjawab “maaf mas, emang dari kemarin sinyal agak sedikit error. Jadi tunggu aja. Memang agak sedikit lama”. Saya pun lega mendengarnya. 5 menit dari berlangsungnya percakapan tadi. Tampak tulisan yang tertera di mesin ATM bahwa “ Maaf saldo anda tidak Mencukupi untuk melakukan transaksi”. Lalu saya pun membatalkan transaksi lalu pergi mencari Kantor cabang terdekat dan menanyakan hal tersebut. Setibanya di bank tersebut dan mendengar penjelasan dari bagian informasi bank tersebut. Ternyata saldo minimal yang harus ada dalam tabungan itu adalah sebesar Rp.100.000. jadi jika anda memiliki saldo sebesar Rp.120.000 dan anda ingin menarik uang tunai dengan kelipatan Rp.100.000 maka saldo anda tidak mencukupi, karena saldo minimal berjumlah Rp.100.000 kecuali anda memiliki Saldo Rp.150.000 atau lebih. Ketika mendengar penjelasan tersebut saya pun kecewa kesal akan hat tersebut. Karena bagi saya pada masa –masa itu uang dengan nominal Rp.100,000 itu cukup besar apalagi dengan adanya kebutuhan yang mendesak. Akhirnya beberapa waktu kemudian sayapun membuka tabungan di bank lain dengan mencari bank yang saldo minimal lebih kecil dari Rp.100.000. akhirnya saya menemukan bank tersebut. Bank tersebut adalah Bank xxx (untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, maka nama bank tidak disebutkan). Dan saya pun beralih tabungan dari Bank XYZ ke bank XXX.

Mungkin itu adalah sebagian besar pengalaman yang saya miliki ketika hendak bertransaksi di bank. Adapun hal yang bisa kita pelajari dari pengalaman ini ialah :

  1. Kenali dengan baik bank sebelum anda hendak membuka tabungan di bank tersebut
  2. Cari informasi seputar bank-bank tersebut. Bagaimana tingkat suku bunganya, biaya admin, saldo minimal dll
  3. Jangan segan untuk bertanya kepada petugas bank akan informasi yang anda kurang mengerti akan hal-hal yang berhubungan dengan transaksi di bank

Saya rasa inilah yang bisa saya bagikan kepada anda semua. Saya berharap dengan adanya tulisan ini bisa menambah sebagian kecil pengetahuan anda agar ketika anda ingin melakukan transaksi dibank anda telah mengetahui batasan-batasan yang berkaitan dengan aturan bank. Jika ada salah dalam penempatan nama, tempat, susunan atau hal yang kurang jelas mohon dimaafkan.  Tetap Setia dalam menabung.

“segemgam pasir bisa menjadi gunung yang besar bila kita dengan setia mengumpulkan pasir tersebut sedikit demi sedikit” artinya jika kita rajin menabung dengan jumlah yang tidak terlalu besar tapi bila dilakukan dengan rutin maka suatu saat akan menjadi jumlah yang sangat besar

Blog saya : http://jayasaputratuankotta.blogspot.com/

Topics: Lomba November 2012 | No Comments »

Leave a Reply

Security Code:

RSS Rumah Pena Gunadarma

Komentar Terbaru

Tulisan Terbaru

Categories

Blogroll

Search Engine

Universitas Gunadarma

Blog Komunitas Perbankan, Universitas Gunadarma - Bank DKI, 2008